Monday, 25 September 2017

TOKO HERBAL

Coklat Booster Asi Mamamilky juga tersedia di Toko Herbal















Mengapa Harus Mamamilky????


Mengapa para bunda memilih booster asi dari mamamilky???
Karena coklat mamamilky memiliki banyak manfaat dan memiliki kandungan vitamin..
tidak membuat ketergantungan dan bila asi sudah lancar atau asi yang di inginkan sudah tercapai, maka pemakaian dapat di hentikan...
Komposisinya terdiri dari Kurma, Madu, Pegaga, Lobak putih, Vitamin E dan vitamin C
sehingga dapat membantu badan dalam pengambilan zat yang seimbang agar dapat menghasilkan kandungan susu ibu yang jauh lebih baik










Friday, 22 September 2017

Penyebab Berat Badan BAYI & BALITA Tidak Bertambah




Normalnya, berat badan (BB) bayi baru lahir harus mencapai 2.500 gram. Tidak terlalu besar, juga tak kelewat kecil. Sebab kalau terlalu kecil, dikhawatirkan organ tubuhnya tak dapat tumbuh sempurna sehingga dapat membahayakan sang bayi sendiri. Sebaliknya, terlalu besar juga ditakutkan sulit lahir dengan jalan normal dan mesti lewat operasi sesar.
Nah, pertambahan BB bayi bisa dilihat per triwulan. Pada triwulan I, kenaikan BB berkisar 150-250 gram/minggu, triwulan II kenaikannya 500-600 gram/bulan, triwulan III naik 350 – 450 gram/bulan, dan triwulan IV sekitar 250-350 gram/bulan. Acuan untuk melihat normal-tidaknya BB adalah saat usianya mencapai 6 bulan dan 1 tahun. Di usia 6 bulan, BB bayi harus mencapai 2 kali lipat berat lahir dan menjadi 3 kali lipatnya pada usia 1 tahun. “Kurang dari ini, BB nya bisa disebut rendah atau ia termasuk bayi kurus”
Bayi kurus adalah yang saat lahir BB-nya rendah atau di bawah 2.500 gram. “Penyebabnya dipengaruhi saat masih berada dalam kandungan. Inilah yang sangat menentukan karena di situlah pembentukan dan pertumbuhan organ tubuh dimulai”


Berat Badan Balita & Nutrisi

Balita yang mulai bisa berjalan, cenderung aktif dan membutuhkan banyak nutrisi. Alhasil, porsi makannya pun akan bertambah. Namun, ketika sakit menyerang, balita tidak akan menyukai makanannya karena kondisi tubuh yang tak nyaman. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab berat badan balita menurun. Namun, ketika sudah balita sudah sembuh dan pun berat badannya tak kunjung naik, apa yang menjadi penyebabnya?
(Baca Juga: Anak Penyandang Autisme Bisa Dideteksi Dari Indera Penciuman)

Penyebab#1: Kekurangan nutrisi

Satu-satunya penyebab berat badan balita yang tak kunjung naik setelah sakit adalah asupan nutrisi yang kemungkinan besar masih dibawah kebutuhan optimalnya.
Saat berada di usia balita, anak membutuhkan kalori dan zat gizi yang memadai agar tumbuh kembangnya optimal. Jika hal ini berlanjut, perkembangan motorik, kognitif dan sosial balita akan terganggu.
Untuk itu, selalu siapkan makanan bergizi untuk balita, mulai dari bahan makanan berprotein, karbohidrat, hinga vitamin yang bisa didapat dengan menghadirkan makanan 4 sehat 5 sempurna.

Penyebab#2: Konsultasi dengan ahli gizi

Berat badan anak masih tak kunjung naik padahal Anda sudah memberikannya nutrisi cukup? Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Seorang ahli gizi akan menganalisis jumlah kalori yang diterima dengan pola makannya selama ini. Jika ditemukan kekurangan jumlah kalori, dokter akan menganjurkan Anda untuk menambah kualitas kuantitas dan variasi jenis makanan untuk anak Anda.
(Baca Juga: Awas, Cacat Gen Sebabkan Kanker Pada Anak!)

Wednesday, 26 October 2016

CARA MENYIMPAN ASI




berikut beberapa cara menyimpan asi

  1. menjaga media tetap streril
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menjaga agar semua media penyimpanan ASI tetap steril. Ketika ASI telah diambil dengan cara dipompa ataupun dengan tangan, maka hindari kontak langsung antara tangan dengan ASI. Semua tempat baik itu pompa atau botol susu tempat penyimpanan harus disterilkan.

  1. Pilih Botol Penyimpan / Plastik ASIP
Setelah itu ibu harus menyiapkan botol penyimpan yang akan digunakan untuk menampung ASI perah. Ada beberapa perhatian penting untuk memilih botol penyimpan, seperti:

  • Pilih jenis botol susu dengan bahan plastik yang ringan dengan tutup yang rapat agar tidak mudah tumpah.
  • Botol susu dengan bahan plastik bisa menyimpan dengan baik dan mempertahankan kesegaran ASI.
  • Jangan memilih botol dari bahan kaca karena botol kaca jika disimpan dalam lemari es akan mudah pecah, berat, dan bisa pecah jika terjatuh. Kelemahan ini yang membuat botol kaca tidak efektif.
  • Untuk menyimpan ASI perah dalam botol maka pilih jenis botol plastik dengan bahan khusus. Salah satunya adalah botol plastik yang tidak mengandung bahan BPA (BPA free).
  • Botol plastik yang digunakan untuk menyimpan ASI perah sebaiknya juga harus tebal dan kuat.
  • Jika Anda tidak menemukan botol ASI perah dengan bahan BPA free maka gunakan kantong plastik khusus yang dirancang untuk menyimpan ASI. Anda bisa menemukan bahan ini di pusat perlengkapan ibu dan bayi.
  1. Jumlah ASI dalam Botol / Kantong Plastik ASI
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jumlah ASI yang harus dimasukkan dalam botol atau plastik ASI untuk disimpan. Jumlah yang disimpan sebaiknya setara dengan jumlah ASI yang biasa diminum oleh bayi. Anda bisa memperhatikan pola makan bayi sesuai dengan usia bayi yang masih menerima ASI. Cara ini bisa membantu Anda untuk mengurangi kontaminasi bakteri, karena:
  • Mengurangi resiko ada ASI yang tersisa dari botol susu yang sudah pernah disimpan.
  • Mengetahui takaran kebutuhan ASI untuk bayi Anda sehingga bayi Anda menerima jumlah ASI seperti biasanya sesuai kebutuhan. Langkah ini untuk mencegah gumoh pada bayi setelah minum susu akibat terlalu kenyang.
  • Mengurangi resiko memberikan ASI yang sudah pernah diberikan, dan diberikan ulang karena ada sisa dari pemberian sebelumnya.
  • Menghindari bayi terkena kontaminasi bakteri dari mulut bayi itu sendiri karena pemberian ulang ASI dari botol sama yang sudah disimpan. Jika ini dilakukan maka bisa menjadi penyebab diare pada bayi. (baca: cara mengatasi diare pada bayi)
  1. Memberi Label / Penanda pada Botol Penyimpan ASI
Untuk menjaga kesegaran ASI yang sudah diperah dan disimpan, maka ibu harus memberikan penanda khusus untuk botol susu atau kantong plastik penyimpan. Semua botol penyimpan ASI harus diberi tanda berupa:
  • Kapan waktu perah ASI tersebut dilakukan?
  • Kapan ASI tersebut harus diberikan kepada bayi?
Agar bayi Anda selalu menerima ASI yang segar maka ASI yang diperah lebih awal juga harus diberikan lebih awal. Metode ini dilakukan secara berurutan sehingga bayi Anda tetap menerima ASI yang segar dan sehat meskipun sudah disimpan. Bahkan jika Anda sedang tidak ada di rumah, maka pengasuh bayi juga bisa memberikan ASI yang sudah disimpan tanpa kesalahan karena sudah ada tanda pada botol penyimpan.
  1. Memilih Tempat Penyimpanan ASI Perah
Tempat penyimpanan ASI perah menjadi salah satu fokus utama yang harus diperhatikan oleh ibu. Tempat menyimpan ASI perah akan menentukan, apakah ASI tersebut masih bisa diberikan atau tidak. Untuk memilih tempat penyimpanan ASI perah maka ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan, seperti dibawah ini:
  • Lemari es
Lemari es adalah tempat penyimpanan yang paling baik untuk mempertahankan kesegaran ASI. Lemari es dengan suhu kurang dari 4 derajat Celcius maka ASI bisa digunakan dalam waktu 5 hari. Jika suhu lebih tinggi dari itu maka ASI bisa digunakan dalam waktu 3 hari. Tempat untuk meletakkan ASI perah dalam lemari es sebaiknya berada dalam rak-rak khusus dan bukan pada bagian pintu lemari es.
  • Freezer
Menyimpan ASI perah dalam freezer bisa menjadi alternatif terakhir dan kondisi yang sangat terpaksa. Hal ini disebabkan karena suhu dingin dalam freezer bisa mengurangi zat antibodi dalam ASI sehingga ASI tersebut kemungkinan sudah rusak. Jika suhu freezer kurang dari 18 derajat Celcius maka ASI bisa digunakan dalam waktu 3 minggu – 6 bulan.
  • Box Pendingin
Alternatif box pendingin memang bisa digunakan untuk menyimpan ASI. Namun box pendingin hanya penyimpan sementara dan hanya bisa bertahan selama 24 jam. Selepas dari itu maka ASI yang sudah disimpan lebih 24 jam sudah tidak bisa diberikan pada bayi. Box pendingin bisa digunakan untuk ibu yang memerah ASI di luar rumah dan akan kembali ke rumah selama kurang dari 24 jam. ASI bisa langsung diberikan kepada bayi setelah disimpan atau disimpan kembali di lemari es.
  1. Waktu Penyimpanan ASI
Waktu menyimpan ASI harus diperhatikan untuk menjaga kesegaran ASI. Selain itu waktu penyimpanan ASI bisa memberi kemudahan kepada ibu ketika akan memberikan ASI yang sudah disimpan. Berikut ini beberapa perhatian faktor waktu penyimpanan ASI sesuai dengan tempat penyimpanan ASI.
–      Lemari es: ASI yang disimpan dalam lemari es khusus untuk menyimpan ASI, maka ASI bisa bertahan selama 2 minggu.
–      Freezer: ASI yang disimpan dalam freezer khusus untuk menyimpan ASI dan bukan jenis freezer yang bercampur dengan lemari es, maka ASI bisa bertahan selama 2 sampai 6 bulan.
  1. Suhu Penyimpanan ASI
Berikut ini adalah skema suhu yang dibutuhkan untuk menyimpan ASI perah:
  1. Ruangan terbuka, dengan suhu 19 – 26 derajat Celcius : ASI bisa digunakan paling ideal selama 4 jam penyimpanan, dan masih bisa digunakan selama 6 jam.
  2. Lemari es/ kulkas, dengan suhu kurang dari 4 derajat Celcius : ASI bisa digunakan paling ideal selama 72 jam atau 3 hari, dan masih bisa digunakan selama 8 hari.
  3. Freezer, dengan suhu -18 – 20 derajat Celcius: ASI bisa digunakan paling ideal selama 3 bulan, dan masih bisa digunakan selama 12 bulan.
Dilihat juga artikel tentang dunia perASIan lainnya ALA MAMAMILKY :
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/cara-menyimpan-asi.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/manfaat-kolostrum.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/penyebab-cegukan-pada-bayi-penyebab.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/hal-hal-yang-perlu-diperhatikan-saat.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/kenapa-harus-asi-ekslusif-6-bulan.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/mengatur-jadwal-makan-bayi-usia-6-bulan.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/setiap-ibu-pasti-ingin-memberi-yang.html

MANFAAT KOLOSTRUM


Manfaat kolostrum yang terdapat dalam ASI yang keluar dalam 1-2 hari pertama setelah melahirkan adalah :


1. Mempunyai zat kekebalan imunitas yang tinggi bagi sang bayi. Hal ini karena dalam kolostrum ASI (Air Susu Ibu) banyak terdapat kandungan zat kekebalan terutama IgA (immunoglobulin) untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi seperti selaput paru-paru, usus, tenggorokan. IgA yang terdapat dalam ASI juga bermanfaat untuk saluran pencernaan sang bayi dalam hal ini adalah untuk menambal lubang pada usus bayi yang belum terbentuk sempurna ketika dilahirkan sehingga ini akan bisa mencegah diare pada bayi.

2. Sesuai dengan kebutuhan bayi baru lahir. Karena kolostrum yang terdapat pada ASI pada permulaan menyusui ini banyak mengandung protein,vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga hal ini tentunya akan sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahirannya.


3. Membantu proses pengeleluaran mekonium. Mekonium adalah kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan. Maka bila kita perhatikan pada bayi baru lahir maka kotoran yang pertama dikeluarkannya akan berwarna kehitaman. Hal ini lah yang dimaksud dengan pengertian mekonium. Selain itu juga bisa membantu mengatasi masalah zat dalam tubuh bayi yang menyebabkan bayi kuning (bilirubin) atau dapat mengurangi kelebihan bilirubin. Kelebihan bilirubin terjadi karena belum sempurnanya mekanisme pengaturan jumlah sel darah merah pada tubuh bayi. 

4. Kolostrum ASI juga mengandung beberapa zat yang berguna serta bermanfaat dalam jumlah yang tinggi seperti halnya natrium, kalium dan kolesterol. Kombinasi dari berbagai macam zat gizi serta nutrisi ini akan ampuh dan bermanfaat bagi perkembangan jantung, otak serta sistem saraf pusat bayi. Dan ini adalah manfaat pemberian ASI juga bagi sang bayi.

5. Kolostrum juga mempunyai kemampuan untuk menurunkan timbulnya reaksi sebuah alergi. Antibodi yang terkandung di dalam kolostrum dapat melawan alergen (zat pencetus alergi). Zat ini mengandung kemampuan mengikat IgE (imunoglobulin yang terlibat dalam reaksi alergi). Dengan kemampuan tersebut, maka kolostrum ini akan dapat membantu menekan munculnya IgE sehingga akan menghambat dan mencegah timbulnya reaksi alergi.


Dilihat juga artikel tentang dunia perASIan lainnya ALA MAMAMILKY :
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/cara-menyimpan-asi.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/manfaat-kolostrum.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/penyebab-cegukan-pada-bayi-penyebab.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/hal-hal-yang-perlu-diperhatikan-saat.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/kenapa-harus-asi-ekslusif-6-bulan.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/mengatur-jadwal-makan-bayi-usia-6-bulan.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/setiap-ibu-pasti-ingin-memberi-yang.html

Monday, 24 October 2016

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyusui






Agar proses menyusui berlangsung optimal, ada hal-hal yang perlu di perhatikan Ibu saat menyusui.
Ibu bisa menerapkannya secara bertahap mengikuti kebiasaan sehari-hari, selama Ibu merasa nyaman dan si Kecil tidak terganggu. Ibu perlu merawat payudara sejak dini agar pemberian ASI optimal, terutama di saat Ibu mulai menyusui. 

kesuksesan menyusui si kecil melalui iproses yang baik sejak dini. Karena itu, payudara Ibu perlu mendapatkan perawatan secara teratur. Perawatan payudara selama kehamilan bertujuan agar selama masa menyusui nanti, produksi ASI cukup, tidak terjadi kelainan pada payudara dan bentuk payudara tetap baik setelah menyusui. Beberapa hal di bawah ini bisa Ibu lakukan untuk merawat payudara Ibu.

Sesuaikan Ukuran Bra
Umumnya, kehamilan akan mempengaruhi ukuran payudara. Payudara akan terasa lebih padat, kencang, sakit atau nyeri. Guna menunjang perkembangan payudara dalam kehamilan, sejak usia 2 bulan, sebaiknya Ibu mulai mengganti bra dengan ukuran yang lebih besar dari ukuran yang biasa dipakai dan dapat menopang perkembangan payudara. 

Kompres Puting Susu
Persiapkan puting susu Ibu selama kehamilan agar menjadi lentur, kuat dan tidak ada sumbatan. Persiapan di lakukan setiap hari sebanyak 2 kali sehari setelah usia kehamilan 7 bulan. Kompres masing-masing puting susu selama 2-3 menit dengan kapas yang di basahi baby oil. Putar puting dengan lembut antara telunjuk dan ibu jari ke arah luar sebanyak 20 kali dan ke arah dalam 20 kali. 

Latihan Menyangga Payudara
Melakukan latihan gerakan otot-otot badan yang berfungsi menyangga payudara, misalkan gerakan untuk memperkuat otot pektoralis: kedua lengan disilangkan di depan dada, saling memegang siku lengan lainnya, kemudian lakukan tarikan sehingga terasa tegangan otot-otot di dasar payudara. Latihan itu dapat menunjang produksi ASI dan membantu mempertahankan bentuk payudara setelah selesai masa menyusui.

Mengatur Istirahat Ibu
Masa menyusui adalah masa yang paling sensitif dalam kehidupan Ibu, baik secara fisik ataupun emosional. Begitu Ibu mulai menyusui, Ibu butuh waktu untuk beristirahat agar proses menyusui lancar.

Istirahat di Tempat Tidur agar Sukses Menyusui
Beristirahat di tempat tidur pada hari-hari pertama setelah melahirkan adalah kunci awal keberhasilan menyusui. Banyak dokter yang menyarankan untuk melakukan hal tersebut. 
Agar waktu istirahat tidak membosankan, Ibu bisa melakukannya sambil membaca buku, majalah atau menonton TV di kamar tidur. Tak ada salahnya menyiapkan makanan kecil dan minuman di dekat tempat tidur. Jadi Ibu hanya berubah posisi jika ingin ke kamar mandi atau saat menyusui. Selain itu, Ibu dapat beristirahat atau tiduran sejenak.

Makan, Minum dan Ngemil
Agar memiliki tenaga untuk menyusui dan merawat si Kecil, Ibu membutuhkan makanan yang bergizi dan cairan yang cukup banyak. Ibu disarankan untuk tidak pernah melewatkan waktu makan. 
Tidak ada salahnya pula bila di antara waktu makan, Ibu mengemil makanan kecil bergizi seperti mengonsumsi buah-buahan. Makan makanan bergizi akan mengembalikan tubuh Ibu ke kondisi prima. Selain itu, minumlah secukupnya karena minum dalam volume yang banyak tidak akan memperbanyak ASI.


Dilihat juga artikel tentang dunia perASIan lainnya ALA MAMAMILKY :
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/cara-menyimpan-asi.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/manfaat-kolostrum.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/penyebab-cegukan-pada-bayi-penyebab.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/hal-hal-yang-perlu-diperhatikan-saat.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/kenapa-harus-asi-ekslusif-6-bulan.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/mengatur-jadwal-makan-bayi-usia-6-bulan.html
http://mymamamilky.blogspot.co.id/2016/10/setiap-ibu-pasti-ingin-memberi-yang.html

Friday, 21 October 2016

KENAPA HARUS ASI EKSLUSIF 6 BULAN ?

 ASI Ekslusif

       Semua ibu dapat menyusui, hanya sedikit sekali ibu yang benar-benar tidak dapat menyusui, sebagian besar ibu yang merasa tidak dapat menyusui atau merasa ASI-nya kurang, sebenarnya hanya disebabkan karena kurangnya pengertian tentang ASI dan kurang terampil dalam menatalaksanakan menyusui yang benar.
Menyusui memang suatu proses alamiah, tetapi kita harus tahu bagaimana cara menyusui yang benar. Ketrampilan untuk dapat menyusui adalah suatu seni yang dapat dan harus dipelajari melalui pengamatan dan pelatihan. Dengan penatalaksanaan yang benar, ASI dapat menjadi makanan tunggal bagi bayi sampai berusia enam bulan. Hanya seorang ibu, dengan dukungan dan pengertian penuh dari suami ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayi.
ASI eksklusif adalah bayi hanya diberikan ASI, tanpa diberi tambahan cairan lain, seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, bahkan air putih sekalipun. Selain tambahan cairan, bayi juga tidak diberikan makanan padat lain, seperti: pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi, tim dan lain-lain. Pemberian ASI eksklusif dianjurkan untuk jangka waktu minimal empat bulan dan akan lebih baik lagi apabila diberikan sampai bayi berusia enam bulan
Bayi dapat mencapai pertumbuhan optimal apabila diberi ASI eksklusif sampai usia 4-6 bulan, dan setelah itu tetap diberikan sampai usia 2 tahun dengan diberi tambahan makanan pendamping ASI.
Bayi yang kurang mendapatkan ASI berarti kurang berkesempatan untuk mengembangkan kecerdasannya. ASI kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang sangat penting untuk mendukung kecerdasan seorang anak. Bayi kurang ASI juga rentan untuk menderita infeksi, dan umumnya kurang ASI berarti juga kurang belaian kasih sayang dari ibunya.

Segi positif lain dari pemberian ASI adalah :
  1. Menyusui mempererat hubungan kasih sayang antara ibu dan anak.
  2. Menyusui menghindarkan ibu dari kemungkinan timbulnya kanker payudara.
  3. Mencegah timbulnya diabetes melitus pada masa bayi (anak-anak).
  4. Mencegah hipertensi pada anak-anak (Tuti Soenardi, 2004).
Produksi ASI (Air Susu Ibu)
Air susu ibu di produksi pada bagian awal saluran kecil air susu. Jaringan di sekeliling saluran-saluran air susu dan alveoli terdiri dari jaringan lemak, jaringan pengikat tersebut menentukan ukuran payudara. Selama masa kehamilan, payudara membesar dua sampai tiga kali ukuran normalnya, dan saluran-saluran air susu serta alveoli dipersiapkan untuk masa laktasi.
Setelah melahirkan, laktasi dikontrol oleh dua macam refleks, yaitu :
  1. Refleks produksi air susu (milk production reflex)
    Bila bayi menghisap puting payudara, akan diproduksi suatu hormon yang disebut prolaktin (prolactin) yang akan mengatur agar sel-sel dalam alveolli memproduksi air susu. Air susu ini dikumpulkan dalam saluran-saluran air susu.
  2. Refleks mengeluarkan (let down reflekx).
    Hisapan bayi juga merangsang produksi hormon lain yang disebut oksitosin (oxytocin), yang akan membuat sel-sel di sekitar alveoli berkontraksi, sehingga air susu didorong menuju puting payudara
Jumlah produksi ASI, bergantung pada :
  • Besarnya cadangan lemak yang tertimbun selama hamil dan dalam batas tertentu,
  • Diet selama menyusui,
  • Faktor lingkungan seperti perilaku masyarakat terhadap pemberian ASI,
  • Persiapan peng-ASI-an,
  • Kecanduan pada rokok dan alkohol,
  • kesegeraaran memberikan ASI setelah melahirkan,
  • Saat pemberian makanan lengkap,
  • Penggunaan tablet KB.

ASI Booster

Coklat MamaMilky (Penambah Volume Asi Dan Mengentalkan Asi)

KONTAK PERSON : SMS/WA : 0815 1146 2419  LINE : Hijrahcoklat03  BBM : D28042F6 KENAPA HARUS COKLAT MAMAMILKY...